Jembatan pelangi

Jembatan yang melalui hutan bakau

Gedung Sejarah benteng belanda

Lokasi benteng belanda tersembunyi disebelah barat pulau dengan kondisi runtuh terkena abrasi air laut.

Sunrise

Sunrise dermaga timur pulau lancang dengan objek bagan

Dermaga Barat

Tempat bersantai dan bermain warga ketika waktu sore dan malam hari

Gudus selfie

Gundukan pasir tempat yang cocok untuk bersefie ria.

SEJARAH BERDIRINYA SMP NEGERI 288 PULAU LANCANG JAKARTA

Pulau Lancang kelurahan pulau pari memiliki sekolah hanya tingkat SMP namun sekolah SMP ini memiliki sekelumit sejarah awal pendirinya pada tahun 2000 itu pun gedung sekolahnya masih menyatu/satu atap dengan sekolah dasar negeri (SD) yang ada dipulau lancang, karena semakin banyaknya warga pulau lancang kelurahan Pulau pari yang tidak melanjutkan sekolah setelah lulus dari sekolah dasar (SD) karena untuk melanjutkan sekolah harus pergi keluar pulau lancang dan pastinya memakan biaya yang tidak sedikit atau sangat mahal karena rata-rata penduduk pulau lancang kelas menengah kebawah oleh karena melalui forum musyawarah warga dengan pihak pemerintah mengusulkan agar didirikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan akhirnya permintaan wargapun di penuhi oleh pemerintah terkait walaupun diawali pendirian kelas jauh yang merupakan cabang dari SMP Negeri 241 Pulau Tidung.

Tuntutan warga selayaknya memang tidak diabaikan,mengingat Pemerintah pada tahun tersebut telah mencanangkan Program Pendidikan 9 Tahun (Wajib Belajar 9 Tahun),dan ini merupakan cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pulau Lancang melalui peningkatan program pendidikan,mengingat pada waktu itu tidak lebih dari 20% anak-anak Sekolah Dasar di Pulau Lancang yang melanjutkan ke SMP.

Maka melalui SK Kepala Dinas Pendidikan yang pada waktu itu dijabat oleh Bapak H.Alwi Nurdin didirikanlah SMP Negeri 241 Kelas Jauh di Pulau Lancang Pulau Pari,sehingga Kepala SMP Negeri 241 Pulau Tidung (Bapak Tjatjang Ruchiat,A Md) mengutus Bapak Mansur,M.Pd untuk menjadi Pelaksana harian  Proses Belajar Mengajar.

Sungguh perjalanan yang sangat panjang,dimana dibutuhkan keikhlasan,tekad dan semangat yang tinggi untuk membina,mengajar,mendidik anak-anak Pulau Lancang,karena anak-anaknya yang sudah menginjak dewasa.Mungkin masih ingat dimata penulis,guru-guru yang gigih mengajar,meskipun harus meninggalkan keluarga. Diantaranya guru-guru yang dari Pulau Tidung yang setiap minggu mengarungi laut,demi kemajuan pendidikan di Pulau Lancang seperti Ibu Nurlela,Ibu Suhaini,Bapak Sukana,Bapak (Alm)Isnaeni,S.Pd,Bapak Afif Rahman,Bapak Syahrizal,Ibu Sugiarti (Istri tercinta dari Bapak Mansur,M.Pd),Ibu Endang,Ibu Umi Sitatun. Ada Juga Guru yang dari grogol Jakarta barat yakni Bapak Yudianti,S.Pd,juga dibantu oleh guru dan karyawan dari Pulau lancang yakni Bapak Suhairi,S.Pd,Bapak Ucup Andi Popo,Ibu Maesyuri,S.Pd dan Ibu(Alm)Husnaenita.

Seiring perjalanan waktu,sudah hampir 6 tahun SMP N 241 KJ menumpang di gedung SD Negeri 2 Pulau Pari,maka pada akhir tahun 2006,dibangunlah gedung SMP Negeri 241 KJ dibagian barat Pulau Lancang yang bersebelahan dengan Gedung Kelurahan Pulau Pari. Gedung sekolah dibangun  sangat megah dengan biaya APBD DKI Jakarta yang terdiri dari dua lantai diatas tanah seluas kurang lebih 3000 meter persegi.

Akhirnya melalui SK Gubernur tertanggal 22 Desember 2010, SMP Negeri 241 KJ dicanangkan menjadi SMP Negeri 288 Jakarta.Upacara Pencanangan langsung diresmikan oleh Bapak Bupati Kepuluan Seribu dan Bapak Kepala Sudin Dikdas Kepulauan seribu pada hari Slasa tanggal 11 Januari 2011.

Demikianlah Sekelumit Sejarah berdirinya SMP Negeri 288 Jakarta,apabila ada kata-kata yang kurang pas,atau menyalahi peristiwa yang sebenarnya,mohom dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya.--Rafik--

Mengenal Pulau Lancang

Pulau Lancang adalah bagian dari Kepulauan Seribu dan masuk dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta yaitu Jakarta Utara, Mungkin selama ini banyak diantara kita yang jarang atau bahkan tidak pernah mendengar keberadaan pulau pemukiman ini, pada kenyataannya memang kedua pulau ini tidaklah setenar kepulauan seribu lainnya semisal Pulau Pramuka ataupun Pulau Tidung yang saat ini sudah berkembang menjadi Potensi wisata di Kepulauan seribu, oleh karena itu saya ingin memperkenalkan perihal Pulau Lancang yang juga mempunyai Potensi wisata yg cukup terjangkau untuk kantong anda dan juga memiliki keunikan dan daya tarik yang berbeda.
Pulau Lancang saat ini memiliki cukup banyak wisatawan domestik, sebagian besar mereka adalah wisatawan yang tertarik dengan kegiatan memancing, wisata alam, dan snorkling, karena pulau lancang masih memiliki air laut yang sangat jernih untuk wisata airnya, serta koleksi cagar airnya untuk menyalurkan hobi memancing anda.

Popularitas Pulau Lancang

Pulau Lancang Kepulauan Seribu Adalah salah satu pulau yang saat ini sedang tertinggal dibandingkan kepulauan berpenduduk dari segi popularitas. Padahal pulau lancang adalah salah satu pusat kelurahan yang ada dikecamatan kepulauan seribu selatan. Orang-orang yang berada diluar kepulauan seribu (daratan pulau jawa) justru lebih mengenal pulau pari dibandingkan pulau lancang. Padahal pulau lancang ini adalah pusat kelurahnnya, hal ini di sebabkan penamaan yang seharusnya "kelurahan pulau lancang" menjadi "kelurahan pulau pari" sehingga multifier efeknya menyebabkan ketertinggalan popularitas di pulau lancang ini dibandingkan kelurahan-kelurahan lain yang berada dikepulauan seribu. Kebanyakan mereka menganggap pulau lancang adalah pulau yang baru berpenghuni karena belum banyak dikenal, mereka lebih mengenal pulau pari dibandingkan Pulau lancang ini, padahal penduduk dipulau ini justru lebih banyak dibandingkan pulau pari.

Pemberian nama Kelurahan yang tidak sesuai dengan kepulauan tersebut memang tidak terlihat bermasalah tetapi memberikan efek jangka panjang sehingga menyebabkan kesalahan-kesalahan bagi orang-orang yang ingin pergi ke kelurahan pulau pari. Tujuan mereka adalah Kelurahan Pulau Pari justru mereka dibawa ke pulau pari yang mereka maksud kelurahan pulau pari adalah ke- Kelurahan pulau pari, yang pusat pemerintahannya berada di Pulau Lancang. Hal ini pernah di alami oleh beberapa mahasiswa dan kontraktor pengerukan air laut.
Apa yang menyebabkan pemberian nama Pusat Pemerintahan daerah ditingkat kelurahan ini tidak sesuai dengan tempatnya (Pulau Lancang -red) ?
Telisik- Pada saat kepulauan seribu memisahkan diri dari jakarta utara dan membentuk kabupaten sendiri akhirnya pulau lancang pun di ikut sertakan sebagai wilayah pecahan dari pulau tidung dengan membentuk wilayah kelurahan baru. Pulau Lancang ini dijadikan Pusat kelurahan dikarenakan lebih maju. Akan tetapi Bapak Lurah yang memimpin pada saat itu tidak mau menggunakan nama pulau ini sebagai nama kelurahan dikarenakan Malu, Gengsi atau Jaim (jaga Image). Karena apabila kelurahan ini menggunakan nama pulau Lancang nanti dibilangnya Lurah Lancang. Padahal untuk menjadi seorang pemimpin, bukan untuk menghindari rintangan akan tetapi harus siap menghadapi segala rintangan dan tantangan dengan tujuan menyenangkan hati masyarakat. Apabila siap ditunjuk menjadi kepala pemerintahan daerah ini maka iapun harus siap dengan semua apa yang terjadi!!!.  Boleh diambil contoh Kepada bapak lurah Jengkol dan bapak camat Pesing, Jakarta Barat dan lurah kotok,pamengpeuk, Garut. Tidak Malu, tidak gengsi, tidak jaim.
Untuk kedepannya masyarakat pulau lancang berharap Pulau Lancang ini masih bisa di Refurbish kemudian ditetapkan namanya agar sesuai dengan Pulaunya demi efek popularitas/ ketenaran, pembanguan, atau lainnya agar tidak terjadinya kekeliruan bagi kontraktor atau wisatawan. ---(Rafik Pulau Lancang)---

Usaha Keras Pulau Lancang kelurahan Pulau Pari

KEPULAUAN SERIBU - Upaya keras Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, membuat objek wisata pemancingan di Pulau Lancang sepertinya tidak sia-sia. Betapa tidak? objek wisata tersebut kini mulai mencuri perhatian dan cukup diminati pengunjung wisata di Kepulauan Seribu. Objek wisata yang berlokasi tidak jauh dari Gedung Kantor Lurah Pulau Pari di Pulau Lancang itu terdapat dua kolam ikan dengan luas masing-masing sekitar 700 meter persegi. Tiap sisi kolam terdapat empat gazebo yang dibuat khusus untuk pemancing.
Kolam pemancingan di Pulau Lancang ini sangat pantas diminati, karena selain menawarkan wisata mancing lokasi kolam cukup asri dengan hembusan angin laut yang meniup. Bahkan, jembatan yang membela hutan mangrove di sebelah barat kolam dapat dinikmati bersama keluarga. Bukan hanya lokasinya saja yang nyaman, di dalam kolam juga terdapat beragam jenis ikan baik jenis ikan air asin hingga jenis ikan yang hidup di air payau, seperti ikan bandeng dan ikan kakap yang memiliki berat bervariasi hingga seberat dua kilogram.
Pengunjung yang mancing hanya dikenakan biaya berat ikan yang didapat. Biaya itu seakan tak berarti bila dibanding dengan sensasi menarik ikan yang diperoleh. Bahkan, selain itu pemancing juga puas lantaran ikan yang akan menjadi santapan itu adalah hasil jeri payah sendiri. Pengunjung juga tak perlu lama menyimpan ikan bila ingin langsung dinikamti. Warung-warung pembakaran ikan yang tidak jauh dari lokasi siap memberikan pelayanan terbaik yang tentunya dengan racikan bumbu ikan bakar yang menggugah selera.
Lurah Pulau Pari Astawan Husen mengaku bersyukur karena upayanya membuat destinasi wisata pilihan di Kepulauan Seribu membuahkan hasil.  Kini, Wisatawan mulai ramai berkunjung ke Pulau Lancang untuk mencoba sensasi wisata pemancingan. Seiring itu, dampak ekonomi dari aktivitas wisata kini mulai diikmati warga. Mereka mulai ambil bagian dengan menjadi pelaku jasa wisata dari membuka toko alat pancing, warung makan yang menyediakan pembakaran ikan hingga ada sebagian warga yang menjadi pemandu wisata mancing.
Selama libur lebaran lalu, sambungnya, Pulau Lancang ramai didatangi pengunjung yang sebagian besar merupakan penghobi mancing. “Yang datang mencapai 650 orang, saya senang upaya kita tidak sia-sia,” ujar Astawan, Rabu (29/8). Untuk meningkatkan daya tarik objek wisata yang dirintisnya itu, Astawan berencana akan lebih meningkatkan fasilitas di lokasi pemancingan. Tak tanggung-tanggung, dia akan membuka restoran apung yang akan menghidangkan menu khas Kepulauan Seribu.
“Masih banyak yang harus kita kerjakan, karena target kita wisata pemancingan ini dapat menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kepulauan Seribu,” harapnya. Karena itu, Astwan mengatakan, pihaknya akan membangun kerja sama dengan sejumlah pihak guna mendukung aksebiltas pengembangan objek wisata itu. Transportasi dan promosi menjadi perhatian utamanya. “Yang datang baru dari wilayah Tangerang, kita ingin warga Jakarta darat juga datang ke sini,” katanya.

PAKET GRATIS HOMESTAY Di Pulau Lancang

PAKET CUMI (10 Orang )
·  Pulau Tidung, Pulau Lancang, Pulau Bokor.
·  Kapal Ferry Antar Jemput, Rawasaban-Tanjung Pasir Tangerang.
·  Snorkeling
·  Makan 3x + 1x Barbeque
·  Kapal Tradisional
·  Guide
------ HOMESTAY GRATIS  ------
Rp 260 RB/ Orng 

PAKET BANDENG ( 20 Orang )
·   Pulau Tidung, Pulau Lancang, Pulau Bokor
·   Kapal Ferry Antar Jemput,  Muara Angke Jakarta PP
·   Snorkeling
·   Sepeda
·   Makan 3x + 1x Barbeque
·   Kapal Tradisional
·   Guide
------ HOMESTAY GRATIS ------
Rp 250 Rb/ Orng

Untuk Paket diatas saat ini sudah tidak berlaku dan untuk sekarang paketan yang terbaru adalah:


PAKET IKAN TERI
Harga Murah Dapet Banyak
Fasilitas:
- Berkunjung di dua pulau yaitu Pulau Lancang dan Pulau Pari
   - Antar jemput Rawasaban tangerang (PP)
- Makan 4x include Barbeque (Bakar ikan)
- Snorkeling
   - Kapal Tradisional untuk mengantar jalan kesana kemari
- Trekking sepeda
Cuma 250 ribu per-orang min 10 orang

Bandingkan dengan Paketan sebelah yang hanya satu pulau dengan harga termurah 300 ribu perorang 
dan minimal 20 orang.

oh iya ada paket preweed dan honeymoonnya juga : 1,5 juta
sepasang pengantin dan 3 orang kru fotografer jadi maksimal 5 orang
nanti akan ditunjukan Spotnya dan angle-nya fotografer yang akan mengetahui.

Jika Berminat Hubungi aja langsung orangnya:
HP 08568333245 atau PIN 27F898EC